Gelar Rilis Akhir Tahun, Polres PPU Catat Kenaikan Kejahatan Konvensional dan Penurunan Sejumlah Kasus Menonjol Sepanjang Tahun 2025


PPU - Polres Penajam Paser Utara memaparkan capaian kinerja serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sepanjang tahun 2025 dalam kegiatan Rilis Akhir Tahun yang digelar pada Rabu (31/12/25). Dipimpin oleh Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara menyampaikan bahwa total tindak pidana yang ditangani sepanjang 2025 mencapai 243 kasus, meningkat 31 kasus dibandingkan tahun 2024.

Peningkatan tersebut didominasi oleh kejahatan konvensional, seperti pencurian dengan pemberatan dan pencurian biasa, penganiayaan, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), penipuan, penggelapan, hingga penyerobotan lahan. Meski demikian, Kapolres menegaskan bahwa secara umum situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres PPU tetap terjaga aman dan kondusif.

“Walaupun terjadi peningkatan jumlah perkara, kami juga berhasil menekan berbagai jenis kejahatan yang berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat,” ujar AKBP Andreas.

Sejumlah tindak pidana yang berhasil ditekan sepanjang 2025 antara lain pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, perjudian dan judi online, pengeroyokan, pencabulan, kepemilikan senjata tajam, kebakaran hutan dan lahan, perdagangan orang, hingga peredaran uang palsu.

Di bidang pemberantasan narkotika, Polres PPU mencatat sebanyak 80 kasus sepanjang 2025, turun 11 kasus dibandingkan tahun sebelumnya. Namun demikian, jumlah barang bukti justru mengalami peningkatan signifikan, yakni sabu-sabu naik 108,84 gram dan obat keras bertambah 29.589 butir. Pelaku didominasi laki-laki berusia di atas 30 tahun dengan latar belakang buruh dan wiraswasta.

Pada sektor lalu lintas, jumlah kecelakaan selama 2025 tercatat sebanyak 68 kasus atau turun empat kasus dibandingkan 2024. Namun, jumlah korban meninggal dunia mengalami peningkatan, dengan Kecamatan Penajam menjadi wilayah dengan angka kecelakaan tertinggi.

Sementara itu, penegakan hukum lalu lintas mencatat sebanyak 4.333 pelanggaran sepanjang 2025, turun 1.730 pelanggaran dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan juga terjadi pada jumlah tilang dan teguran, yang mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Dari sisi internal, pelanggaran personel Polres PPU tercatat sebanyak 12 kasus, turun sembilan kasus dibandingkan tahun 2024. Kapolres menegaskan hal tersebut menjadi bahan evaluasi untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kedisiplinan anggota.

Menutup Rilis Akhir Tahun 2025, Kapolres PPU mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi menjaga stabilitas kamtibmas, meningkatkan keselamatan berlalu lintas, serta mendukung kelancaran pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara.

Lebih baru Lebih lama